Kesaksian Muslim Terima Yesus: Saifuddin Ibrahim (dalam bentuk pdf)

foto saifuddin ibrahimTerlalu banyak untuk disaksikan muslim yang kini terima Yesus/Isa sebagai Tuhan dan Juruselamat – mereka ada di dunia kerja, dunia hiburan, dunia kedokteran, pondok-pondok pesantren, bahkan IAIN – tetapi terlalu sedikit yang berani untuk maju di depan umum mengutarakan isi hatinya dan menulis buku. Salah satu dari yang sedikit itu adalah Abi Saifuddin Ibrahim, mantan guru besar Al Quran Al Zaytun. Sekarang beliau rajin keliling untuk membukakan mata hati mata bathin kaum muslim, bahwa di dalam Al Quran juga ada petunjuk tentang keselamatan.

Silahkan download kedua bukunya, yang masing-masing berjudul “Kenapa Saya Memilih Kristus” dan “Dialog dengan Saddam Husein“. Dapat juga di-download dari scribd.com dengan link berikut ini (Kenapa Saya Memilih Kristus -scribd dan “Dialog dengan Saddam Husein -scribd)

Kenapa Saya Memilih Kristus” menceritakan suka duka beliau ketika harus meninggalkan dunia penuh fasilitas dan wibawa di Ma’had Al Zaytun. Masuk Kristen bukannya menjadikan beliau bergelimang harta, tetapi penuh dengan hidup tertatih berjalan dengan iman. Sangat mengharukan. Susahnya seorang muslim terima Yesus di negara yang mayoritas muslim ini, tidak menyurutkan iman beliau.

Sementara “Dialog dengan Saddam Husein” adalah bukunya yang kedua. Di dalam buku ini, Abi Saifuddin Ibrahim menghadapi anak sulungnya sendiri, yang selalu mempertanyakan alasan abinya, mengapa meninggalkan Islam. Abi Saifuddin bercerita dengan lembut dan terus terang kepada anaknya itu, hingga akhirnya sang anak pun mau terima Yesus. Sangat menarik, penuh dengan perbandingan ayat-ayat Al-Quran dan Alkitab, yang dapat membukakan mata bathin saudara kita muslim. Kelak suatu ketika, kita doakan, Saddam akan membukakan mata bathin kawan-kawannya dan menuntun mereka kepada Isa Almasih. Maju terus Saddam !

Akhir kata, selamat menikmati. Dan jangan lupa, bagikan ke yang lain agar jadi berkat.

Advertisements

About sahabatkebenaran

Berbagi cerita tentang kebenaran yang hakiki yaitu kebenaran yang tetap benar dulu sekarang besok hingga kiamat ketika dunia tidak ada lagi.
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s